:

Navbar Bawah

Flag Counter

Jumat, 20 September 2013

BIOTILIK

Cara meneliti tingkat "kesehatan" sebuah sungai..

Gerakan Aksi Biotilik Sungai Ciliwung
“ Selamatkan Sungai Indonesia ”

BIOTILIK berasal dari kata ‘Bio’ yang berarti biota, dan ‘Tilik’ berarti mengamati dengan teliti, sehingga BIOTILIK merupakan sinonim dengan istilah biomonitoring.

BIOTILIK juga merupakan singkatan dari BIOta TIdak bertuLang belakang Indikator Kualitas air. BIOTILIK adalah metode pemantauan kesehatan sungai dengan bioindikator makroinvertebrata bentos, misalnya capung, udang, siput, dan cacing. BIOTILIK telah diterapkan di DAS Brantas untuk menumbuhkan kesadaran dan kepedulian masyarakat, khususnya generasi muda, agar berpartisipasi menjaga kelestarian ekosistem sungai.

Sungai adalah ekosistem daratan yang paling kritis karena tingginya tekanan lingkungan akibat kerusakan daerah resapan air dan bantaran sungai serta eksploitasi sumber daya alam di daerah aliran sungai (DAS) yang tidak memperhatikan daya dukung lingkungan.

Hasil pemantauan BIOTILIK dapat memberikan petunjuk adanya gangguan lingkungan pada ekosistem sungai, sehingga dapat dirumuskan upaya penanggulangan yang dibutuhkan. Setiap warga negara berkewajiban menjaga kelestarian sungai, sehingga partisipasi masyarakat sangat diperlukan untuk pemulihan kerusakan ekosistem sungai.

Biotilik akan dilakukan serentak 8 Juni 2013 (Momentum Hari Lingkungan Hidup Juni ) di 5 DAS yaitu Sungai Musi, Brantas, Begawan Solo, Citarum dan Ciliwung.
Pelatihan Fasilitator Biotilik sepanjang bulan Mei 2013 di 5 DAS oleh Team ECOTON yang sudah melakukan advokasi kualitas air sungai melibatkan anak anak sekolah sebagai garda terdepan penyelamatan Sungai Brantas dan Kali Surabaya.


download ebook : Biotilik
(Sumber Foto : Ecoton Pelatihan Biotilik kepada pelajar DAS Begawan Solo )

0   komentar

Cancel Reply

Ganti Tampilan

Follow & Like This !!!

×;